.

Selasa, 21 Mei 2013

Manajemen Strategik

Diposting oleh Tri Utari di 08.21

Nama : Tri Utari ( 21209560 )
Kelas : 4 EB20

1)             Buatlah Analisis 5 Kekuatan Persaingan menurut Michael E.Porter pada perusahaan alas kaki !

5 pesaing.bmp
Gambar 2.22 Lima Persaingan Porter
(Ward dan Peppard, 2002, p95)


Menurut (Wheelen dan Hunger, 2004, p61-63), Ada Lima faktor kekuatan Porter yang dapat dijelaskan sebagai berikut :

1.        Persaingan Industri (Industry Rivalry)
Rivalry dalam perusahaan memiliki arti suatu efektivitas dan efisiensi perusahaan dengan membandingkan perusahaan lain (pesaing) hal-hal yang termasuk efektivitas dan efisiensi adalah cara perusahaan melayani pelanggan atau konsumen. Sedangkan kualitas produk , market share dan profitability termasuk efektivitas , dan kecepatan perusahaan merespon pesanan serta biaya atau harga dari barang tersebut termasuk efesiensi.
Tujuan dari efektivitas dan efisiensi adalah untuk mengetahui “pemenang” dari persaingan antar perusahaan dalam hal ini adalah perusahaan sepatu crocs dengan perusahaan sepatu lainya. Bukan hanya itu efektivitas dan efisiensi juga dapat mengetahui kekuatan perusahaan untuk membuat suatu keputusan dalam persaingan yang ketat ini.
Persaingan diantara perusahaan yang ada merupakan suatu ancaman yang  akan dihadapi oleh perusahaan, para pesaing industri akan menawarkan produk yang sejenis dengan harga yang lebih murah dan kualitas produk yang lebih baik (cheaper and better). Dalam membangun usahanya di bidang industri sepatu crocs menggunakan supply chain untuk bertarung dalam pasar. Para penjual crocs biasanya memesan sepatu crocs sebanyak 24 sepatu dalam berbagai ukuran dan warna. Jenis yang terus berkembang dan bervariasi serta aneka warna yang ditawarkan crocs membuatnya menjadi salah satu pemimpin dari industry sepatu di dunia.   Adanya pembaruan dari system informasi membuat proses bisnis crocs ini lebih maju dengan pesat dan pendapatan yang diperoleh dari crocs pun juga meningkat.

2.        Ancaman Masuknya Pendatang Baru (Threat Of New Entrants)
Satu hal yang harus diperhatikan oleh perusahaan bahwa munculnya pendatang baru lebih sulit diperkirakan dari pada memprediksikan pesaing yang telah ada. Untuk mengantisipasi hal ini Crocs memiliki beberapa keunggulan dalam menghambat pendatang-pendatang yang baru,yaitu:
a)    Skala ekonomi : Crocs merupakan perusahaan sepatu dan sandal yang besar dan sudah terkenal,hal ini menyebabkan industri-industri sepatu yang lain terutama berskala kecil akan mengalami kesulitan ketika memasuki industri sepatu,karena mereka harus mengeluarkan biaya produksi yang tinggi agar bisa bersaing dengan Crocs.
b)   Diferensiasi produk: Crocs melakukan diferensiasi produk dengan cara memproduksi sepatu dan sandal yang berbahan berbeda dari yang lain yaitu foam clog.Produk yang dihasilkan sangat unik yaitu memiliki lubang ventilasi, ringan, anti selip, antibakteri, dan cepat kering.Anti selip yang digunakan bernama croslite yang membuat produk Crocs ini nyaman dipakai.Selain itu produk yang dihasilkan pun memiliki kualitas yang tinggi.Hal ini menjadi hambatan bagi perusahaan sepatu yang baru, karena mereka harus bisa merebut pelanggan loyal dari perusahaan Crocs ini dengan biaya yang besar dan waktu yang lama untuk menjadi pelanggannya.
c)    Kecukupan modal: Crocs tidak memerlukan biaya yang besar dalam memproduksi karena tidak memerlukan riset dan pengembangan secara eksplorasi,namun hal ini juga bisa menghambat pendatang baru,karena Crocs sudah mempunyai nama besar,sukses dan bahan produksinya terutama croslite sudah dipatenkan.
d)   Biaya peralihan: biaya yang harus dikeluarkan pembeli bilamana berpindah dari produk pemasok tertentu ke produk pemasok lainnya. Dengan adanya biaya peralihan dapat menghambat pendatang baru.Crocs tidak pernah mengalami biaya peralihan,karena Crocs tidak memiliki pemasok,namun Crocs bekerjasama dengan banyak perusahaan yang membantunya dalam produksi,hal ini memberikan kekuatan bagi Crocs karena anak perusahaan yang bekerjasama dengan Crocs seperti Ocean Minded,Fury,bite Inc.,Exo Italia,Jibbitz,memiliki kualitas produksi yang tinggi dalam membantu Crocs.
e)    Akses saluran distribusi: Crocs memiliki saluran distribusi yang sangat luas,sehingga persebarannya cepat terkenal di dunia yaitu melalui toko-toko yang menjual produk Crocs.Toko-toko tersebut tidak dapat dimasuki merk lain selain Crocs,sehingga menghambat pendatang baru yang akan mendistribusikan produknya.
f)    Ketidakunggulan biaya independen : keungguan biaya yang dipunyai oleh peruahaan yang sudah ada sulit ditiru oleh pendatang baru.Dalam hal ini bahan produk Crocs lah yang sulit ditiru.Meskipun saat ini banyak produk Crocs tiruan,namun tetap saja bahannya berbeda dengan yang asli,sehingga meskipun tampak luarnya(bentuk dan warnanya) sangat mirip,namun sangat berbeda kualitas dan kenyamanannya saat dipakai.Hal ini menunjukkan produk Crocs yang asli benar-benar berkualitas.
g)   Peraturan pemerintah: Crocs tidak memiliki hambatan ketika pertamakali perusahaannya muncul,Karena crocs tidak menyalahi aturan pemerintah.

3.        Ancaman Dari Produk atau Jasa Pengganti (Threat Of Subtitute Product)
Maksudnya cara mudah masuknya produk atau jasa yang dapat menjadi alternatif dari produk atau jasa yang sudah ada, khusunya yang dibuat dengan biaya lebih murah. Dengan menggunakan system threat of substitutes crocs mampu melihat rasio harga dan produk yang beredar. Perusahaan crocs memiliki keunggulan untuk mempertahankan minimum economic scale sehingga mampu mengatur jumlah barang minimum yang bisa diproduksi oleh Crocs agar tetap menguntungkan Crocs. Dengan adanya pesaing, Crocs mampu memperlihatkan keunggulan yang dimiliki Crocs dibandingkan produk tiruan. Dengan threat of subtitutes Crocs akan mampu membuat ide-ide baru untuk produk-produknya sehingga konsumen akan tetap menyukai produknya.Crocs memiliki beberapa cara menjadi alternatif dari produk sepatu yang sudah ada,yaitu:
a.              kualitas: Crocs melakukan diferensiasi pada produknya dalam bersaing dengan  perusahaan sepatu yang lain. Dalam segi kualitas Crocs memiliki keunggulan dibanding sepatu yang lain yaitu keunikannya, waterproof (bebas bakteri dan jamur), inovatif,bahan yang empuk(dari busa sintetik),ringan(beratnya kira-kira 170 kilogram) dibandingkan sepatu-sepatu lain yang berat dan terkadang tidak nyaman digunakan.
b.             Keinginan pembeli untuk beralih ke produk pengganti: Kemunculan produk Crocs ini menarik banyak penggemar sepatu karena model yang berbeda dari sepatu lain yang terbuat dari kulit,kain,karet biasa,dll.Hal ini dapat menyebabkan konsumen beralih dari merk sebelumnya ke merk Crocs.
c.              Harga dan performa dari produk pengganti: Crocs dibandingkan sepatu lain memang relatif mahal,namun jika dibandingkan dengan sepatu kulit,biasanya lebih murah.Konsumen yang biasanya menggunakan sepatu kulit yang mahal dapat beralih pada produk crocs karena kualitasnya yang juga tidak kalah dari sepatu kulit dan bahannya yang lebih ringan.
d.             Biaya untuk beralih dari produk pengganti. Apakah mudah untuk mengubah ke produk lain.Saat ini dimana-mana baik orang tua,remaja maupun anak kecil menggunakan produk Crocs.Hal ini membuktikan bahwa konsumen sangat mudah untuk beralih ke produk Crocs,peralihan tersebut tidak hanya dipengaruhi oleh kualitasnya namun juga trend yang sedang berlangsung.Beberapa tahun yang lalu banyak pria(orang dewasa dan remaja) menggunakan sandal atau sepatu kulit,namun sekarang banyak diantara mereka yang sudah memakai produk Crocs.Hal ini juga melanda kaum wanita,mereka yang kebanyakan dahulu memakai high heels juga beralih menggunakan produk Crocs.Demikian pula dengan anak-anak yang dahulu seringkali menggunakan sepatu atau sandal dengan gambar-gambar yang kartun yang lucu,saat ini orang tuanya justru membelikan sepatu model Crocs.

4.        Kekuatan Tawar-Menawar Pembeli (Bargaining Power Of Buyers)
Di lihat dari pengertiannya kekuatan pembeli atau buyer power yaitu suatu system dimana pembeli mempunyai pengaruh besar untuk mempengaruhi keadaan pasar sehingga memacu para produsen untuk semakin berkompetisi meningkatkan kualitas ,layanan, dengan harga yang lebih rendah dari produsen yang sejenis.  Industri sepatu seperti perusahaan crocs akan terus mengalami perubahan apa bila ada produk-produk inovatif dan permintaan dari pembeli. Produk-produk fashion seperti sepatu crocs tentu akan berubah dari tahun ke tahun untuk mengikuti trend. pembeli sangat beruntung jika adanya modal dan sumber daya untuk merespon perubahan kondisi pasar serta kemampuan mereka mendiferensiasikan dengan adanya loyalitas dari pembelinya. Pembeli bisa menentukan harga pasar karena Ia memilki buyer power yang tinggi pada saat itu. Sehingga mau tidak mau para produsen akan berusaha semaksimalnya untuk memikat pembeli tersebut. Crocs juga memiliki keunggulan kompetitif lain yaitu daya tawar dari pembeli yang tergantung pada:
a)         Konsentrasi dari pembeli, apakah ada pembeli yang dominan atau banyaknya penjual.
b)        Diferensiasi dari produk, apakah produk tersebut standar atau tidak.
c)         Profitabilitas pembeli.
d)        Kualitas dari produk dan service.
e)         Perpindahan biaya, seberapa mudah pembeli untuk beralih ke pemasok lain.

5.        Kekuatan Tawar-menawar Pemasok (Bargaining Power Of Suppliers)
Daya tawar pemasok yaitu kemampuan pemasok dalam menentukan harga dan syarat pasokan.Pemasok dapat menjadi penguasa atas perusahaan-perusahaan industri dengan menaikkan harga atau menurunkan kualitas barang dan jasa yang dibeli.Sehingga dapat mengurangi profitabilitas perusahaan. Namun dalam hal ini Crocs tidak memiliki pemasok,karena Crocs mempunyai banyak anak perusahaan yang membantu dalam produksinya,sehingga untuk menghasilkan suatu produk,bahan yang didapat berasal dari anak-anak perusahaan tersebut.Justru dalam hal ini,Crocs lah yang menjadi pemasok bagi toko-toko Crocs yang ada di dunia,karena toko-toko Crocs ini hanya bisa mendapatkan barang dari perusahaan Crocs itu sendiri,tidak ada perusahaan lain yang bisa menggantikan.Hal ini membuat kedudukan Crocs kuat sebagai pemasok.

2)      Apa yang anda ketahui tentang Strategi Generic ? Jelaskan dan Berikan contohnya masing – masing min 3 !

Strategi generik merupakan salah satu pendekatan strategi yang dimunculkan oleh Michael Porter, di mana strategi itu ada 3 kategori, yaitu cost leadership, differentiation, serta focus, yang dikenal dengan istilah Porter’s generic strategy. Penerapan strategi generik bagi organisasi dan perusahaan tidak dapat disamaratakan. Masing-masing perusahaan memiliki karateristik yang berbeda.

a)        Keunggulan Biaya secara Keseluruhan  (Overal Cost Leadership)
Menekankan pada bagaimanan menghasilkan produk standar pada biaya perunit yang paling rendah bagi konsumen yang sensitive terhadap harga. Contoh :
Ø  Air Asia merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di industri penerbangan yang telah menerapkan strategi penerapan harga murah (low cost carier / LCC) dibandingkan dengan kompetitornya. Strategi ini dipilih karena sesuai dengan target market yang dipilih oleh Air Asia yaitu konsumen penerbangan yang sangat aware terhadap harga dan hanya membutuhkan maanfat utama dari produk dan pelayanan industri penerbangan yaitu transportasi yang memindahkan konsumen dari satu tempat ke tempat lain.
Ø  Big Cola mampu menjual minuman soda dengan harga yang lebih murah dibandingkan produsen lain seperti Pepsi ataupun Coca Cola. Big Cola mampu menjual minuman soda yang lebih murah karena mereka menggunakan bahan – bahan local dan diawal kemunculannya untuk menghemat biaya pemasaran mereka tidak melakukan pemasaran melalui iklan di media cetak ataupun elektronik melainkan sengaja membuang botol kemasannya ke tempat sampah agar produknya dilihat orang.
Ø  McDonald’s yang mampu memberikan pelayanan makanan cepat saji dengan tingkat harga yang rendah. Mereka bisa menekan biaya dengan menyewa/merekrut dan mengadakan training tenaga kerja sendiri kepada yang kurang ahli. Hal ini lebih menguntungkan daripada harus merekrut tenaga kerja yang sudah ahli.

b)        Differentiation
Adalah strategi yang diarahkan pada bagaimana menghasilkan produk yang unik dalam industri dan ditujukan pada konsumen yang relative tidak atau kurang sensitive terhadap harga. Contoh :
Ø Strategi ini dijalankan oleh perusahaan computer terkenal Apple Computer. Apple menawarkan desain komputer yang unik yang berbeda dengan para pesaing. Apple juga menjual system operasi, utilitas, bahasa, developer tools, dan software yang hanya tersedia di Apple Store. Untuk menarik konsumen ke “era Digital Lifestyle” Apple tidak hanya menjual perangkat computer, melainkan berbagai perangkat gadget terbaru. Agar dapat bersaing, Apple terus melakukan inovasi yang tidak dapat diperkirakan oleh para pesaing. Hal ini sesuai dengan slogan Apple Computer “Think Different.”
Ø Strategi ini dilakukan oleh PT ASTRA HONDA MOTOR (AHM) dengan mengeluarkan motor matic wanita dengan teknologi injeksi. Di tengah persaingan motor matic wanita yang semakin ketat, PT ASTRA HONDA MOTOR (AHM) menerapkan teknologi injeksi pada sepeda motornya. PT ASTRA HONDA MOTOR (AHM) mengeluarkan Honda Vario PGM-FI yang diklaim memiliki akselerasi yang lebih cepat, hemat bahan bakar dan ramah lingkungan. Meskipun untuk memperolehnya konsumen harus membayar dengan harga yang lebih mahal, motor dengan teknologi injeksi ini tetap laku di pasaran. Selain hemat bahan bakar, sepeda motor ini juga dilengkapi dengan bagasi yang super besar dan mampu menampung sebuah helm.
Ø The Coca-Cola Company menjual empat dari lima top minuman non alkohol sedunia, diantaranya: Cocacola, Diet coke, Sprite, dan Fanta. kurang lebih memproduksi 400 merk yang terdiri lebih dari 2600 produk minuman. Produkproduk coca cola didistribusikan melalui restoran dan toko makanan, serta pemasok. Coca Cola menciptakan perhatian konsumen dengan cara membuat berbagai macam benda-benda cinderamata berlogo Coca-Cola. Benda-benda tersebut kemudian dibagi-bagi di lokasi-lokasi penjualan penting yang berkesinambungan. Gaya periklanan yang inovatif, seperti desain warna-warni untuk bus, lampu gantung hias dari kaca, serta serangkaian cinderamata seperti kipas, tanggalan dan jam dipakai untuk memasyarakatan nama Coca-Cola dan mendorong penjualan di samping produk Coca Cola yang beragam.

c)        Focus
Strategi yang ditempuh oleh perusahaan dengan cara menjual produk pada kelompok pasar yang sempit (market nicher) yang tidak dilayani/diabaikan oleh pesaing-pesaing yang lebih besar. Contoh :
Ø  Google memproduksi sebuah kamera untuk para pecinta fotografi Polaroid. Kamera Polaroid SC1630 yang diproduksi google ini memiliki ke istimewaan tersendiri yakni menggunakan system operasi android kamera ini juga memiliki fitur wifi dan sudah menggunakan touch screen. Kamera Polaroid sendiri identik dengan foto langsung cetak. Dengan perkembangan kamera digital posisi kamera Polaroid pun semakin tergeser. Hal ini yang membuat produsen asal amerika ini mencari celah di jaman tekhnologi digital seperti ini.
Ø  BMW jerman yang secara eksklusif memfokuskan pada pembuatan mobil-mobil mewah kelas atas. Strategi BMW tersebut bertentangan dengan paradigma umum industri mobil, yaitu memproduksi mobil untuk pasar masal.
Ø  Procter & Gamble Company ( P & G ) memfokuskan diri pada produk bermerek untuk meningkatkan kehidupan konsumen seluruh dunia. Saat ini perusahaan telah memasarkan lebih dari 300 merek yang telah tersebar di lebih dari 160 negara. Perusahaan beroperasi di lebih dari 80 negara. Perusahaan dikelompokkan menjadi tiga Global Business Units: P&G Beauty; P&G Family Health; and P&G Household Care. Dalam P&G Beauty unit, meliputi Retail and Professional Hair Care, Skin Care, Feminine Care, Cosmetics, Fine Fragrances and Personal Cleansing. Hair Care merupakan bisnis utama dan Feminine Care merupakan bisnis utama lainnya. Merek dalam P&G Beauty antara lain Pantene, Wella, Olay, Always and Head & Shoulders. Dalam P&G Family Health, perusahaan menawarkan produk perawatan kesehatan mencakup Oral Care, Pharmaceuticals, Personal Health and Pet Health and Nutrition. Merek P&G Family Health meliputi Actonel, Crest, Iams, Pampers, Bounty and Charmin brands. Dalam P&G Household Care, terdiri dari Fabric Care and Home Care, mencakup Tide, Ariel, Downy dan Dawn. In Snacks and Coffee, perusahaan membagi menjadi dua kategori, yaitu Salted Snacks and Coffee. Dua merek dalam Snacks and Coffee – Pringles dan Folgers.

3.      Carilah contoh tentang Merger dan Akuisisi !
   Merger adalah penggabungan dua perusahaan menjadi satu, dimana perusahaan yang memerger mengambil/membeli semua assets dan liabilities perusahaan yang di-merger dengan begitu perusahaan yang me-merger memiliki paling tidak 50% saham dan perusahaan yang di-merger berhenti beroperasi dan pemegang sahamnya menerima sejumlah uang tunai atau saham di perusahaan yang baru (Brealey, Myers, & Marcus, 1999, p.598).
Contoh Merger :
5 bank : bank bali, universal, patriot, primex dan artha media bergabung jadi permata bank (sekitar awal 2002).Dampak positifnya tentu saja size perusahaan dalam arti asset, jumlah karyawan, modal, dll akan meningkat. Dampak negatifnya yaitu salah satu tentu saja rasionalisasi karyawan atau pihak yang mau tidak mau harus dilakukan untuk menjaga efiensi/efektifitas tetap terjaga  juga suasana kerja menjadi tidak nyaman (sementara waktu) dan persaingan/ego masing-masing bank yg masih kental.

Akuisisi adalah pengambil-alihan (takeover) sebuah perusahaan dengan membeli saham atau aset perusahaan tersebut, perusahaan yang dibeli tetap ada. Akuisis bisa juga pembelian suatu perusahaan oleh perusahaan lain atau oleh kelompok investor. Akuisisi sering digunakan untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan baku atau jaminan produk akan diserap oleh pasar.
         Contoh Akuisisi :
Semen Padang yang diakuisisi oleh Semen Gresik.
Di dalam hal ini, pihak Semen Gresik melakukan pembelian terhadap sebagian besar Saham Semen Padang sehingga, Semen Gresik memiliki kekuasaan terhadap manajemen perusahaan Semen Padang. Tetapi operasi kedua perusahaan masih bediri sendiri-sendiri..

0 komentar:

Posting Komentar

 

Tri Utari Template by Ipietoon Blogger Template | Gift Idea